KOMUNITAS VIRTUAL
PENGGUNAAN BERSAMA EKONOMI KOMUNITAS VIRTUALDENGAN DUNIA NYATA
Istilah virtual bisa kita artikan sebagai “sesuatu yang bersifat maya”, tetapi memungkinkan untuk menampilkan kualitas seperti nyata.Virtual disini dapat berupa berbagai macam teknologi, seperti yang sangat banyak diminati adalah internet (interconnected network), yaitu suatu jaringan yang terdiri dari ribuan jaringan independent yang dihubungkan satu dengan lainnya. Melalui internet semua orang dari negara manapun akan saling terhubung. Disinilah komunitas virtual biasa terbentuk. Community atau komunitas, seperti hal nya yang kita jumpai di dunia nyata, adalah sekumpulan individu yang memiliki minat yang sama. Sebuah komunitas biasanya terbentuk karena memiliki kebutuhan yang sama (atau tidak) pada sebuah minat tertentu.
Sebuah komunitas atau kelompok biasanya diawali dengan berkumpul bersama. Dimulai dengan beberapa orang (minimal 2 orang) yang saling kenal, memiliki minat yang sama, dan kemudian berkembang dan bertambah banyak anggotanya. Komunitas virtual adalah sekelompok orang di dunia maya yang memiliki minat yang sama. Anggota dari komunitas ini secara bebas saling bertukar pikiran, pandangan, dan informasi melalui berbagai medium seperti email,chatting, mailing list, atau bulletin boards. Secara terus-menerus sekelompok orang ini mendiskusikan berbagai hal dan topik tertentu mulai dari yang bersifat non formal (misalnya masalah hobby, kegemaran, makanan, dan lain sebagainya) hingga yang bersifat formal (misalnya masalah politik, sosial, agama, dan lain sebagainya). Komunitas ini terbentuk dalam suatu website. Komunitas virtual merupakan sebuah forum dimana para anggotanya saling bebas berhubungan dengan mengeluarkan pendapat.
Perbedaan Antara Komunitas Virtual dan Dunia Nyata
Bila pada dunia nyata paling tidak orang-orang yang mengawali adanya komunitas itu harus bertemu, sedangkan di komunitas virtual orang-orang tersebut tidak perlu bertatap muka secara langsung atau bahkan tidak perlu saling kenal terlebih dahulu, yang dibutuhkan hanya kesamaan minat dan alamat e-mail. Terkadang keadaannya bisa terbalik, kalau komunitas dunia nyata mengawali berdirinya dengan pertemuan antar pendiri terlebih dahulu. Namun pada komunitas virtual lebih sering pertemuannya terjadi saat komunitas tersebut sudah berdiri dan memiliki anggota sehingga suasana menjadi lebih akrab satu sama lain. Komunitas berawal dari saat komunitas dunia nyata yang mencoba berkomunikasi melalui media e-mail. Salah satu tools dari internet adalah mailing list, yaitu proses berkirim surat melalui 1 account e-mail.
Contoh Kasus Penggunaan Bersama Ekonomi Komunitas Virtual Dan Dunia Nyata
1. Gyndoot Project
Gyandoot Project diluncurkan pada tanggal 1 Januari 2000, Gyndoot Project adalah sebuah perpustakaan digital di sebuah propinsi di India. Situs web ini memberikan informasi kepada masyarakat tentang informasi jual beli dan kondisi pasar pertanian, sehingga petani dapat menentukan harga dari produk mereka tanpa harus bergantung pada pedagang. Gyandoot adalah proyek yang dimiliki komunitas dan dibiayai sendiri, dan telah mencakup 20 desa melalu intranet melalui kios-kios informasi dan warung internet di desa-desa
2. Situs Pemerintahan Kota Beijing
Situs pemerintahan kota Beijing menyediakan fasilitas kepada masyarakat seperti pelayanan pemerintah, informasi tentang hukum dan peraturan, sumber berita, link ke situs-situs departemen pemerintah yang lain dan juga layanan e-mail. Layanan e-mail mengajak masyarakat untuk memberikan saran atau keluhan tentang pelayanan pemerintah. Situs itu juga menyediakan forum tanya jawab yang berguna untuk tempat saling tukar menukar informasi misalnya untuk pertanyaan bagaimana cara pindah rumah dan menjadi penduduk kota Beijing, dan forum itu akan merespon dengan memberikan prosedur dan peraturan-peraturan yang terkait.
0 komentar:
Posting Komentar